Advertisement

GizmoTekno

Ruang informasi terpercaya untuk pembaca Indonesia

Advertisement

GizmoTekno

Ruang informasi terpercaya untuk pembaca Indonesia

|

Connect With Us

News

Mengulik OnePlus Watch 3: Solusi Baterai Wear OS dengan Sensor Jantung Premium

smartwatch OnePlus Watch 3
OnePlus Watch 3 hadir mendobrak pasar smartwatch lewat arsitektur Dual-Engine yang membuat baterai Wear OS bertahan 5 hari, meski hadir tanpa garansi resmi Indonesia. | Foto:OnePlus Watch 3 / OnePlus
Ikhtisar
  • OnePlus Watch 3 hadir dengan arsitektur Dual-Engine untuk daya tahan baterai Wear OS hingga 5 hari.
  • Teknologi ini memadukan cip Snapdragon dan BES, mengalihkan beban komputasi untuk efisiensi daya.
  • Dilindungi kaca Safir (Mohs 8+) dan bodi baja tahan karat bersertifikasi standar militer.
  • Fitur 60-Second Health Check-In memungkinkan pemindaian lima indikator vital kesehatan secara instan.

OnePlus akhirnya menjawab tantangan terbesar pengguna jam tangan pintar berbasis sistem operasi Google lewat spesifikasi OnePlus Watch 3 yang membawa arsitektur Dual-Engine. Teknologi ini berhasil mematahkan stigma bahwa perangkat Wear OS selalu boros daya dan wajib diisi ulang setiap hari. Melalui kolaborasi dua cip pintar, jam tangan ini sanggup menyala hingga 5 hari penuh dalam penggunaan normal.

Sistem kerja arsitektur ini membagi beban komputasi secara cerdas. Ketika pengguna menjalankan aplikasi berat atau navigasi, sistem operasi Wear OS 5 berjalan aktif menggunakan cip Snapdragon. Begitu perangkat masuk dalam kondisi siaga (standby) atau mode hemat daya, kendali langsung dialihkan ke sistem RTOS yang disokong oleh chip BES. Transisi mulus ini memangkas konsumsi daya secara drastis hingga hanya menghabiskan baterai sekitar 1% saja per jam.

Langkah peluncuran global jam tangan ini sebenarnya sempat tersendat selama dua bulan pada awal tahun 2025. Penundaan tersebut dipicu oleh insiden unik berupa kesalahan cetak massal pada fisik bagian belakang arloji, yang memuat tulisan "Meda in China" alih-alih "Made in China". Setelah merapikan kendali mutu tersebut, OnePlus kini percaya diri bersaing di kelas jam tangan tangguh premium.

Fitur Kesehatan OnePlus Watch 3 dan Durabilitas Militer

Ketangguhan fisik menjadi nilai jual utama lainnya. OnePlus melapisi layar jam tangan ini dengan kaca Safir yang mengantongi nilai kekerasan 8+ pada skala Mohs, menjamin proteksi tingkat tinggi dari goresan benda tajam. Bodinya yang memanfaatkan material stainless steel kokoh juga telah mengantongi sertifikasi standar militer. Untuk navigasi harian, terdapat rotating digital crown bermotif piramida di sisi kanan luar yang sangat taktil, memudahkan pengaturan menu bahkan saat jari pengguna terbungkus sarung tangan.

Sektor pemantauan medis juga dirancang sangat instan lewat fitur kesehatan OnePlus Watch 3 bernama 60-Second Health Check-In. Hanya dengan satu sentuhan selama 60 detik, pengguna bisa memindai lima indikator vital sekaligus: detak jantung, elektrokardiogram (EKG), kadar oksigen darah (SpO2), tingkat stres, hingga usia pembuluh darah. Sensor khusus di dalamnya bahkan mampu melacak tingkat kekakuan arteri (arterial stiffness) guna memitigasi risiko kardiovaskular sejak dini.

Bagi penggemar olahraga, jam tangan ini menyediakan lebih dari 100 mode latihan, termasuk 11 mode profesional yang memberikan metrik mendalam seperti waktu kontak tanah (ground contact time) dan panjang langkah kaki (stride length) saat berlari. Di malam hari, algoritma pendeteksi tidur bekerja memantau kualitas istirahat lengkap dengan penilaian risiko mendengkur (Snoring Risk Assessment).

Pertimbangan Sebelum Membeli: Ekosistem Android dan Garansi Toko

Calon pembeli wajib mencermati beberapa keterbatasan krusial sebelum meminang jam tangan ini. OnePlus membatasi kompatibilitas perangkat sepenuhnya pada ekosistem Android melalui aplikasi OHealth, artinya pengguna iPhone atau iOS tidak dapat menghubungkan jam tangan ini ke ponsel mereka. Selain itu, akurasi pembacaan fase tidur REM dinilai masih berada di tingkat menengah dan audionya cenderung lirih saat dipakai menelepon di luar ruangan yang bising.

Absennya varian eSIM atau konektivitas LTE mandiri mengharuskan jam ini selalu terhubung ke ponsel untuk urusan internet dan telepon. Terakhir, karena merek OnePlus tidak beroperasi secara resmi di tanah air, Anda yang berminat meminang OnePlus Watch 3 Indonesia harus rela mengandalkan jaminan garansi toko dari distributor internasional atau pihak importir jika sewaktu-waktu terjadi kerusakan.

Bagikan artikel ini:
← Sebelumnya Selanjutnya →

Berita Terbaru

Memuat artikel…

Berita Terkait (IDNWire)

Memuat artikel terbaru...
Advertisement 5