![]() |
| Jelang peluncuran resmi, bocoran harga iPhone 18 Pro Max dan iPhone lipat atau iPhone Ultra diprediksi naik hingga 20 persen akibat lonjakan biaya komponen memori. | Foto: ifixied |
Ikhtisar ▼
- harga iPhone 18 Pro Max dan iPhone lipat diprediksi mengalami lonjakan signifikan sebesar 10 hingga 20 persen akibat kenaikan harga komponen memori.
- TrendForce dan Reuters menyebutkan biaya komponen memori untuk varian Pro pada kuartal III 2026 melonjak hampir 400 persen dibanding tahun sebelumnya.
- Jajaran perangkat premium Apple ini dibekali peningkatan spesifikasi seperti chip A20 Pro fabrikasi 2nm serta layar fleksibel bagi varian lipat.
Jajaran perangkat seluler premium terbaru Apple menghadapi penyesuaian nilai jual akibat lonjakan biaya produksi global. Lembaga riset pasar TrendForce memperkirakan kenaikan harga berkisar 10 hingga 20 persen yang dipicu oleh mahalnya komponen memori. Perusahaan teknologi asal Cupertino dijadwalkan memperkenalkan lini produk ini dalam acara khusus pada Kamis dini hari WIB.
Rincian Prediksi Harga Varian Pro dan Foldable
Model reguler tingkat atas dipatok pada kisaran angka berbeda berdasarkan wilayah pemasaran. iPhone 18 Pro diproyeksikan dijual mulai USD 1.249 hingga USD 1.299 atau setara Rp 22 juta sampai Rp 22,8 juta. Varian yang lebih besar, iPhone 18 Pro Max, diperkirakan berada pada rentang USD 1.349 hingga USD 1.399 atau berkisar Rp 23,7 juta hingga Rp 24,6 juta dengan acuan kurs Rp 17.584 per dolar AS.
Kategori perangkat lipat pertama buatan Apple mencatatkan estimasi tertinggi di pasaran. TrendForce mencatat perangkat yang kerap disebut sebagai iPhone Ultra tersebut dibanderol mulai USD 2.099 hingga USD 2.299 atau sekitar Rp 36,9 juta sampai Rp 40,4 juta. Konfigurasi tertinggi bahkan mendekati USD 3.000 atau setara Rp 52,8 juta. Laporan Reuters memperkuat estimasi tersebut dengan menyebutkan angka lebih dari USD 2.500 atau Rp 44 juta. Dokumen bocoran asal Australia mencantumkan banderol AUD 3.699 untuk kapasitas 256 GB, AUD 4.199 untuk 512 GB, serta AUD 4.699 untuk 1 TB yang jika dikonversi dengan kurs Rp 12.731 per dolar Australia bernilai Rp 47,1 juta hingga Rp 59,8 juta. Nominal tersebut belum mencakup penyesuaian pajak, jalur distribusi, serta kebijakan lokal di luar Amerika Serikat.
Faktor Pendorong Kenaikan Biaya Produksi
Lonjakan anggaran komponen memori menjadi pemicu utama penyesuaian nilai jual perangkat. Biaya komponen memori untuk varian Pro berkapasitas 256 GB pada kuartal III 2026 melonjak hampir 400 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Beban produksi bertambah karena iPhone 18 Pro dan Pro Max mengandalkan chip A20 Pro berbasis fabrikasi 2nm, panel layar LTPO+ berdaya efisien tinggi, kapasitas baterai lebih besar, serta modul kamera mutakhir. Varian iPhone lipat membawa beban finansial tambahan dari struktur engsel mekanis baru serta layar fleksibel yang kompleks. Seluruh angka tersebut masih berstatus sebagai prediksi dan bocoran pasar hingga pihak perusahaan merilis pengumuman resmi.
| Model Perangkat | Estimasi Harga USD | Estimasi Konversi Rupiah |
|---|---|---|
| iPhone 18 Pro | USD 1.249 - 1.299 | Rp 22.000.000 - Rp 22.800.000 |
| iPhone 18 Pro Max | USD 1.349 - 1.399 | Rp 23.700.000 - Rp 24.600.000 |
| iPhone Lipat / Ultra | USD 2.099 - 2.299+ | Rp 36.900.000 - Rp 52.800.000+ |
