Review Redmi Buds 8 Active: TWS Murah Driver Besar Bluetooth 5.4
- Pasar true wireless stereo (TWS) kelas entri kembali kedatangan jagoan baru lewat kehadiran Redmi Buds 8 Active.
- Spesifikasi utama mencakup Driver Dinamis Ekstra-Besar 14,2mm berlapis titanium, teknologi Bluetooth 5.4, Google Fast Pair, serta daya tahan baterai total hingga 37 jam.
- Perangkat ini mengusung desain semi-in-ear dengan sertifikasi IP54 dan fitur Dual-Mic AI Noise Reduction, menjadikannya opsi tangguh untuk komunikasi harian dan olahraga.
Gizmo Tekno – Xiaomi kembali menggebrak pasar true wireless stereo (TWS) kelas entri lewat peluncuran Redmi Buds 8 Active. Dibanderol pada kisaran harga Rp239.000, earphone nirkabel ini membawa lompatan spesifikasi yang terhitung masif untuk kelas perangkat di bawah Rp250 ribu. Fokus peningkatan paling kentara berada pada ukuran komponen driver audio dan adopsi teknologi nirkabel generasi terbaru.
Bagi konsumen yang membutuhkan perangkat audio harian ramah kantong, laporan review Redmi Buds 8 Active ini akan mengupas tuntas seluruh aspek teknis, performa di lapangan, hingga detail kelebihan dan kekurangan Redmi Buds 8 Active secara objektif.
Desain Semi-In-Ear dan Durabilitas Fisik
Berbeda dari para pendahulunya yang mengandalkan bantalan karet penutup (in-ear), Xiaomi memilih rancangan ergonomis semi-in-ear untuk produk ini. Struktur earbud dibuat mengikuti lekukan alami daun telinga manusia, sehingga tidak menyumbat rongga telinga secara penuh. Konsep ini memangkas tekanan berlebih pada lubang telinga, memberikan kenyamanan ekstra saat dipakai dalam durasi panjang tanpa memicu rasa lelah.
Urusan durabilitas pemakaian luar ruangan terlindungi oleh sertifikasi IP54. Proteksi ini menjamin komponen internal earbud tetap aman dari cipratan air, tetesan keringat saat berolahraga, hingga paparan debu halus.
Spek Audio: Driver Masif dan Bluetooth 5.4
Sektor reproduksi suara menjadi daya tarik paling menonjol. Perangkat ini dipersenjatai Driver Dinamis Ekstra-Besar 14,2mm yang diperkuat lapisan material titanium. Ukuran driver di atas rata-rata ini sukses menyemburkan dentuman bass yang tebal dan dalam, vokal berkarakter kuat, serta frekuensi tinggi (treble) yang terjaga jernih tanpa gejala distorsi. Aliran data audio memanfaatkan codec standar SBC dan AAC, menjamin kompatibilitas luas ke ekosistem Android maupun iOS.
Lompatan besar terjadi di sektor konektivitas dengan hadirnya chip Bluetooth 5.4. Standar nirkabel modern ini menghadirkan tiga stabilitas utama:
Sinyal nirkabel yang jauh lebih kuat dan minim risiko intervensi frekuensi lain.
Latensi atau jeda suara yang sangat minim untuk kebutuhan menonton video atau bermain game.
Manajemen konsumsi daya yang jauh lebih efisien.
Pengguna Android juga dimanjakan oleh fitur Google Fast Pair. Cukup buka tutup charging case di dekat smartphone, jendela pop-up koneksi akan langsung muncul pada layar ponsel untuk proses penyambungan instan sekali ketuk.
Mikrofon AI dan Ketahanan Baterai 37 Jam
Urusan komunikasi jarak jauh difasilitasi oleh fitur Dual-Mic AI Noise Reduction. Dua mikrofon terintegrasi berpadu dengan algoritma kecerdasan buatan untuk menyaring kebisingan latar belakang secara aktif, termasuk meredam suara hembusan angin. Pemrosesan ini membuat suara vokal pengguna terdengar lebih maju dan artikulatif bagi lawan bicara saat panggilan telepon maupun rapat online.
Daya tahan operasional menjadi keunggulan lain yang menonjol. Unit earbud sendiri mampu memutar musik hingga 7 jam nonstop dari kondisi baterai penuh. Dukungan daya cadangan dari charging case mengatrol total waktu pakai hingga 37 jam. Pengisian dayanya pun bergerak cepat lewat port USB Type-C; pengisian singkat selama 10 menit mampu memberikan daya instan untuk memutar musik hingga 2 jam.
Integrasi Aplikasi Xiaomi Earbuds
Akses personalisasi fitur dapat dijangkau lewat aplikasi pendukung Xiaomi Earbuds yang tersedia di Google Play Store dan App Store. Melalui antarmuka aplikasi tersebut, pengguna dapat memantau indikator baterai akurat pada tiap earbud serta casing, mengubah fungsi ketukan kontrol sentuh (touch control), memilih profil Equalizer (EQ) suara, hingga melakukan pembaruan firmware berkala.
Timbangan Kelebihan dan Kekurangan Redmi Buds 8 Active
Sebagai panduan sebelum membeli, TWS murah bluetooth 5.4 ini memiliki poin-poin performa yang perlu dipertimbangkan:
Kelebihan:
Driver Audio Ekstra Besar: Driver 14,2mm berlapis titanium menghasilkan audio bertenaga di kelasnya.
Koneksi Bluetooth 5.4: Sambungan stabil, hemat energi, dan minim kendala intervensi sinyal.
Baterai Andal: Total daya pakai hingga 37 jam sangat ideal untuk mobilitas tinggi.
Pengisian Daya Kilat: Fitur fast charging 10 menit memberikan waktu putar instan 2 jam.
Kenyamanan Fisik: Desain semi-in-ear tanpa karet sangat ringan dan ramah untuk daun telinga.
Proteksi IP54: Tahan cipratan air dan debu, aman untuk aktivitas aktif.
Google Fast Pair: Proses pairing instan ke perangkat Android.
Kekurangan:
Absen Fitur ANC: Tidak memiliki Active Noise Cancellation untuk meredam total suara bising sekitar saat mendengarkan musik.
Kebocoran Suara Luar: Karakter semi-in-ear yang terbuka membuat suara bising lingkungan luar tetap bisa menyusup masuk di tempat ramai.
Isolasi Bass Kurang Rapat: Tanpa adanya eartips karet, kekedapan suara berkurang sehingga dentuman bass bisa terasa kurang maksimal jika posisi earbud di telinga bergeser.
Codec Terbatas: Belum mendukung codec audio resolusi tinggi seperti LDAC atau aptX, terbatas pada SBC dan AAC.
Tanpa Wireless Charging: Pengisian daya mutlak menggunakan kabel USB Type-C, sebuah kompromi yang wajar untuk menekan harga jual.
Secara menyeluruh, produk ini berhasil membuktikan bahwa perangkat audio berkualitas tinggi tidak harus ditebus dengan harga mahal. Dengan skor akhir 8.5/10, produk ini sangat direkomendasikan bagi pelajar, pekerja kantoran, maupun pengguna aktif yang mendambakan kenyamanan TWS semi-in-ear harian berperforma tangguh tanpa harus menguras dompet.
